Yan Velia, istri Didi Kempot, angkat suara terkait Salma Salsabil 'Aliyyah atau Salma Idol yang mengubah lirik lagu Stasiun Balapan.
Diketahui, Salma yang merupakan pemenang Indonesia Idol Season 12 menuai hujatan dari Sobat Ambyar--fans Didi Kempot.
Ini lantaran Salma Idol mengubah lirik 'koe karo aku' menjadi 'koe karo asu' dalam salah satu penampilannya.
Pelesetan itu memicu kritik dari fans mendiang Didi Kempot. Bahkan ada yang mengadukannya kepada Yan Velia.
Melaku akun Instagram-nya, Yan Velia pun buka suara. Ia mengajak para musisi untuk saling menghargai.
"Nduk cah ayu @salmasalsabil12 ternyata seorang juara idol. Kami yang tinggal di kampung dengan kesibukan yang padat. Semoga karirmu sukses disertai juga rasa syukur atas perjuangan pendahulu," tulis Yan Velia.
"Menurut cerita beliau lagu dibuat pakai ikhtiar dann tidak mudah bisa membawa lagu-lagu budaya asli Indonesia ke kancah internasional. Bukan hanya keluarga yang harus menjaga tapi penerus."
"Matur nuwun semua fans Didi Kempot di manapun kalian berada atas pembelaan kepada almarhum Didi Kempot. Rukun dan kompak selalu," imbuhnya.
Yan Velia juga mengatakan dirinya pastinya akan memaafkan perbuatan Salma Idol.
Baca Juga: Band Radja Minta Anji Turunkan Video Podcast dengan Ipay soal Lagu Cinderella, Begini Alasannya
"Buat fans Salma stop DM saya nggih, karena HP saya murahan malah mati. Pasti dimaafkan dan belajar menghargai karya orang dan bisa legowo meminta maaf jika merasa sebuah becandaan sekalipun," ujarnya.
"Semakin semangat berjuang buat lagu-lagu Jawa. Kita yang di lapangan kita yang berjuang saling rukun dan kompak. Salam pasukan ambyar salam pusaka Indonesia. Salam salmine seluruh Indonesia," pungkas istri Didi Kempot.
Berita Terkait
-
Istri Mendiang Didi Kempot Murka Setelah Salma Idol Ganti Lirik Lagu Stasiun Balapan dengan Umpatan
-
Istri Didi Kempot Minta Fans Salma Salsabil Setop Kirim DM, Ngaku Sudah Maafkan Insiden Ganti Lirik Stasiun Balapan
-
Salma Salsabil Ganti Lirik Stasiun Balapan Pakai Bahasa Kasar, Istri Didi Kempot Geram: Kami Jaga, Anda Merusak
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Harga Emas Bisa Cetak Rekor Tertinggi, Analis Ungkap Faktor Penyebabnya
-
6 Pemain Ini Pasti Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Penjaga Waktu Sahur
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Menanti Kebangkitan 'Star Boy', Marselino Ferdinan Berpacu dengan Waktu Pulih dari Cedera
-
Menggugat Adab Membangunkan Sahur: Atas Nama Tradisi, Bolehkah Teriak-teriak?
-
Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Kantongi Rp13 Juta Per Minggu dari Bandar Narkoba