Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi pasang badan di tengah banyaknya pihak yang menyudutkan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka yang belakangan diusung menjadi bakal calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang.
Seperti diketahui, Prabowo Subianto dan para petinggi partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) telah mendeklarasikan Gibran sebagai bakal Cawapres Ketua Umum Partai Gerindra itu.
Keputusan Prabowo cs itu langsung memicu beragam reaksi dari berbagai pihak, terutama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tempat Gibran memulai karier politiknya.
Keputusan Gibran hengkang dari PDI Perjuangan tersebut tentunya membuat kecewa para kader bahkan ada yang menganggap itu adalah pengkhianatan.
Terkait tudingan soal Gibran penghianat PDIP, Dedi Mulyadi yang juga anggota Partai Gerindra tak tinggal diam. Dikutip dalam unggahan akun TikTok @by.meal, Dedi menegaskan Prabowo Subianto lah yang paling sering dikhianati oleh berbagai pihak.
"Ada yang merasa dikhianati. Kalo ngomong persoalan pengkhianatan siapa sih orang yang paling sering dikhianati di Indonesia, pak Prabowo lo," kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi kemudian menyinggung soal perjalanan Prabowo saat menjadi calon wakil presiden Magawati Soekarnoputri hingga perjanjian batu tulis.
"Pak Prabowo dulu pernah menjadi calon wakil Presiden ibu Mega pada pemilu tahun 2004. Ada perjanjian namanya perjanjian batu tulis bahwa pemilu berikutnya PDI Perjuangan akan mendukung pencalonan pak Prabowo sebagai calon Presiden di 2009. Tetapi apa yang terjadi, yang terjadi adalah PDI Perjuangan mencalonkan pak Jokowi," sambungnya kemudian.
Dedi juga menyebut bila Prabowo tak pernah mengungkit tentang hal tersebut dan memilih berlapang dada. Serta menyebut bila terpilihnya Gibran sebagai cawapres Prabowo dalam Pilpres merupakan kehendak alam.
Baca Juga: Jokowi Dituding Jadi Main Maker di Balik Pasangan Prabowo-Gibran: Anaknya Hanya Cover
"Apakah pak Prabowo kekalahannya kemudian terus ngomong-ngomong tentang pengkhianatan, engak, ya sudah itu yang terjadi dan dia berlapang dada. Apakah pak Prabowo terus mendramatisasi tentang pengkhianatan yang dilakukan pada dirinya, engak dia teriak kok," ungkapnya.
"Nah tapi, kalau Allah sudah berkehendak, alam sudah berkehendak pada akhirnya hari ini pak Prabowo bersatu, dengan siapa, dengan Gibran Rakabuming Raka putranya pak Joko Widodo, la itu udah kehendak alam," timpal Kang Dedi.
Dedi Mulyadi pun menghimbau agar masyarakat tidak lagi meributkan serta menghujat tentang Gibran yang telah resmi dipasangkan dengan Prabowo dalam Pilpres 2024 mendatang.
Selain itu, ia juga memperingatkan masyarakat berhati-hati dalam memilih pasangan capres-cawapres yang bisa menjadi dirinya sendiri dan tidak mudah diatur oleh partai pengusungnya.
"kita ingin dong punya Presiden yang tidak diatur-atur, punya Presiden yang tidak jadi petugas partai, punya Presiden yang menjadi dirinya sendiri yang tidak bisa diatur oleh siapa pun," pungkas Dedi.
Melihat unggahan tersebut, sontak membuat para pendukung Prabowo Subianto memberikan beragam komentar dukungannya. Mereka mengaku tetap akan mendukung tak perduli siapapun calon wakil Presidennya.
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jadi Cawapres Prabowo, Netizen: Gibran Fokus Piala Dunia U-17, Berarti Gantikan Erick di PSSI
-
Jokowi Dituding Jadi Main Maker di Balik Pasangan Prabowo-Gibran: Anaknya Hanya Cover
-
Pro Kontra Prabowo Pilih Gibran Jadi Cawapres, Milenial dan Gen Z Mendukung atau Tidak?
-
Prabowo Subianto Umumkan Gibran Jadi Cawapres, Publik Wanti-wanti: Jangan Sampai Terpeleset Pak
-
Prabowo Subianto Diminta Acuhkan Pihak yang Protes Gibran Jadi Cawapres, Buzzer Anies dan Ganjar Ikut Terseret
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
HP Paling Worth It 2026? iQOO 15R Bawa Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai Jumbo
-
Aksi Pria Curi CCTV di Jakabaring Berakhir Tragis, Wajah Babak Belur usai Terekam Kamera
-
Hapus Sistem 3 Bulanan, TPG Cair Tiap Bulan Jadi Kepastian Hak bagi Ribuan Guru
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
5 Wisata Museum Ikonik di Tokyo yang Wajib Dikunjungi
-
JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon