Para pemain Timnas Indonesia yang saat ini tengah berkarier di luar negeri, yakni Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan, ternyata mendapatkan gaji yang tak lebih besar ketika berkarier di Indonesia.
Saat ini, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan memang sama-sama berkarier di kasta kedua. Jika Asnawi bermain di K League 2 bersama Jeonnam Dragons, Pratama Arhan bermain untuk Tokyo Verdy di ajang J2 League.
Asnawi sendiri sebetulnya sempat mengungkapkan bahwa gajinya ketika bermain di Korea Selatan lebih sedikit jika dibandingkan dengan upahnya yang diterima saat berkarier bersama PSM Makassar.
Bahkan, ketika hendak berkarier di Korea Selatan, dia sempat kesulitan mendapatkan restu dari orang tuanya karena masalah gaji tersebut. Namun, Asnawi memutuskan untuk mengambil risiko demi perkembangan kariernya.
"Aku dapat tawaran, kenapa nggak? Soalnya memang cita-cita dari kecil mau main di luar. Memang, saya telat dapat kesempatan. Itu langsung saya ambil aja. Nggak ada mikir-mikir soal gaji," kata Asnawi dalam siniar di kanal Youtube Sport77 Official.
Apabila merujuk pada informasi yang dihimpun media asal Korea Selatan, Namu Wiki, Asnawi Mangkualam menerima upah sebesar 70 juta Won, atau setara dengan Rp800 juta untuk setiap musim.
Jumlah ini memang tak sampai sepertiga dari upah yang diperoleh kapten Timnas Indonesia itu ketika berkarier bersama PSM Makassar. Sementara itu, Pratama Arhan justru mendapatkan upah yang lebih sedikit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media asal Jepang, Nenshuu, bek kiri asal Blora, Jawa Tengah, itu hanya mengantongi upah sebesar Rp600 juta untuk setiap tahunnya dari Tokyo Verdy.
Angka ini sebetulnya juga terhitung kecil apabila dibandingkan dengan nominal yang diperoleh Pratama Arhan saat bermain untuk klub Liga 1, PSIS Semarang. Saat itu, dia kabarnya digaji Rp1,3 miliar per tahun pada musim debutnya di kasta tertinggi.
Baca Juga: Gibran Gagal Jadi Cawapres Gak Pengaruh! Kaesang Klaim PSI Tetap Dukung Prabowo
Para pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri memang harus menerima kenyataan ini. Meskipun hanya memperoleh gaji kecil, mereka tetap mendapatkan pengalaman berharga ketika bermain di luar negeri.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target