Thailand belum lama ini dikabarkan akan melakukan proses naturalisasi untuk pemain keturunan bernama Eric Kahl. Langkah tersebut bak meniru timnas Indonesia.
Seperti yang diketahui, timnas Indonesia saat ini punya pemain naturalisasi berkualitas seperti Jordi Amat cs.
Hal itu bak membuat Thailand iri karena mereka berniat menaturalisasi pemain keturunan. Kabar itu bahkan dibagikan via Instagram resmi tim Gajah Perang.
Eric Kahl, yang belum membela Swedia di level senior, diminta untuk berkontribusi pada Timnas Thailand yang akan berpartisipasi dalam putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2023.
Saat ini, ia sedang dalam proses diskusi dengan keluarganya terkait keputusan ini.
"Madam Phang atau Nuanphan Lamsam selaku manajer Timnas Thailand, mengkonfirmasi bahwa bek kiri berdarah Thailand-Swedia, Eric Khal telah ditunjuk untuk membantu Timnas Thailand untuk bertarung dalam dua ajang penting yakni babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan babak final Piala Asia 2023," klaim @changsuek.
Kabar terbaru yang dibagikan oleh jurnalis Thailand di akun X @talao_ ternyata sang pemain belum siap memilih.
"Bek Swedia-Thailand Eric Kahl berbagi bahwa dia belum siap memilih Thailand daripada Swedia. Ia masih yakin punya peluang masuk tim utama Swedia," cuitnya.
"Oleh karena itu dia tidak akan membela Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2026," imbuhnya.
Adapun Thailand tergabung dalam grup yang berat di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim asuhan Mano Polking bakal melawan China, Korea Selatan, dan Singapura.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Radja Nainggolan Datang ke Indonesia, Naturalisasi?
-
Dulu Saingan Bagus Kahfi, Striker Thailand Suphanat Mueanta Kini Debut Bersama Klub Liga Belgia
-
Segera Susul Pratama Arhan, Saddil Ramdani Bocorkan Rencana Asnawi Menikah Tahun Depan
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Kiper Birmingham City Tebar Ancaman
-
Kalimat Bijak Stefano Lilipaly Bikin Publik Bertanya-tanya, Sindir Shin Tae-yong?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi