Pemain Timnas Panama U-17 Eric Moreno nyaman berada di Indonesia untuk menghadapi Piala Dunia U-17 2023. Ia mengaku seperti di rumah sendiri.
Panama U-17 tergabung dalam Grup A Piala Dunia U-17 bersama Ekuador, Maroko dan tuan rumah Indonesia. Pada babak fase grup, keempat tim akan bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Eric Moreno tak sabar bermain di stadion yang memiliki kapasitas besar. Terakhir kali, ia mengaku hanya pernah brmain di depan 20 ribu suporter saat laga Premundial di Guatemala.
"Di Premundial itu pertandingan pertama saya, tapi saya yakin di sini berbeda, pasti akan lebih banyak tekanan, tapi saya siap untuk pertandingan besok," ujarnya dikutip dari Antara.
Dia pun begitu bersemangat untuk mendengarkan lagu kebangsaan Panama saat Piala Dunia U-17 di Indonesia. Momen tersebut benar-benar dinantikannya.
"Saya sangat menantikan momen untuk mendengarkan lagu kebangsaan saya di Piala Dunia. Saya sangat menantikan momen itu," sambungnya.
Timnas Panama U-17 telah berada di Suraabaya. Setibanya di Kota Pahlawan, Eric Moreno terkesan dengan sambutan masyarakat, dirinya pun merasa seperti di rumah sendiri.
"Di sini seperti di rumah sendiri. Kami merasa sangat diterima sejak kami tiba di sini dan untuk saat ini suasananya sangat menyenangkan," sebut Club Deportivo Universitario tersebut.
Timnas Panama bakal menghadapi Maroko di laga pembuka Grup A Piala Dunia U-17 2023 pada Jumat (10/11/2023)
Baca Juga: Liga Champions Asia: Klub Jordi Amat Permalukan Juara Liga Korea Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar