Berikut tiga kekalahan terbesar di laga perdana Piala Dunia U-17 sejak pertama kali bergulir pada tahun 1985, di mana Kaledonia Baru jadi korban terbaru.
Kaledonia Baru masuk buku rekor Piala Dunia U-17 sebagai tim yang kebobolan dua digit gol di laga perdana fase grup kala menghadapi Inggris, Sabtu (11/11) kemarin sore WIB.
Bertanding di Jakarta International Stadium (JIS), Inggris secara perkasa berhasil mempermalukan Kaledonia Baru dengan skor 10-0.
Di babak pertama, Inggris sudah unggul empat gol lewat Russell-Denny, Justin Obavwoduo, Tyler Dibling, dan Josh Achempaong.
Lalu di babak kedua, Inggris menambah enam gol ke gawang Kaledonia Baru lewat Samuel Amo-Ameyaw, Justin Obavwoduo, Ethan Nwaneri, gol bunuh diri lawan, serta gol Murray-Campbell dan Finley McAllister.
Kekalahan 0-10 yang diterima Kaledonia Baru dari Inggris ini pun tercatat dalam sejarah Piala Dunia U-17 sebagai kekalahan terbesar di laga perdana fase grup.
Sebelum kekalahan besar yang diterima Kaledonia Baru, tercatat ada tiga kekalahan besar lainnya yang tercipta sepanjang sejarah laga perdana fase grup Piala Dunia U-17. Berikut rangkumannya.
1. Kanada 0-8 Nigeria (Piala Dunia U-17 1993)
Pada Piala Dunia U-17 1993 yang bergulir di Jepang, skor gajah tercipta di laga perdana grup B kala Kanada menjamu Nigeria di Nagoya pada 22 Agustus 1993.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 vs Panama, Riski Afrisal Bidik Poin Penuh
Dalam laga tersebut, Nigeria secara perkasa mengalahkan Kanada dengan skor 8-0 lewat Hattrick Nwankwo Kanu, Brace dari Peter Anosike dan Ibrahim Babangida, serta satu gol dari Festus Odini.
Kemenangan 8-0 itu membuka kiprah manis Nigeria di ajang Piala Dunia U-17 tiga dekade silam sehingga berhasil keluar sebagai juara.
2. Austria 0-7 Brasil (Piala Dunia U-17 1997)
Pada Piala Dunia U-17 1997 di Mesir, Brasil yang dihuni para pemain Golden Generation mampu menghajar Austria dengan skor 7-0 di laga pembuka grup C.
Di laga tersebut, Austria harus menerima gawangnya dijebol 7 pemain berbeda, yakni Diogo, Fabio Pinto, Geovani, Ferrugem, Matuzalem, Ronaldinho, dan Anailson.
Sama seperti Nigeria, kemenangan besar atas Austria ini membuka kampanye Brasil sehingga berhasil keluar sebagai juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
5 Fakta Wacana Indonesia Pajaki Kapal yang Melintas di Selat Malaka, Negara Tetangga Gusar
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Kekasihnya Divonis 7 Tahun Penjara, Dokter Kamelia Kecewa Berat dengan Kinerja Pengacara Ammar Zoni
-
5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan
-
Rapor Impresif Sandy Walsh di ACL Elite, Agresif dan Berbahaya
-
Ekspresi Trump Lihat Bocah Nyeker dan Tidur Santai di Ruang Oval, Anak Siapa Tuh?
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum
-
Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!
-
Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Krusial Perbaiki Demokrasi
-
Cari Smartwatch G-Shock Termurah? GBD-200SM Punya Warna Unik dan Fitur Lari