Calon pemain naturalisasi, Justin Hubner selangkah lebih maju untuk bisa menyelesaikan proses naturalisasi. Ia tinggal menunggu restu dari Presiden Jokowi untuk menyelesaikan proses naturalisasi.
Seperti diketahui, Justin Hubner menjadi satu dari empat pemain yang akan dinaturalisasi dalam waktu dekat ini.
Bek Wolves U-21 ini tak butuh waktu lama untuk bisa segera bisa membela Timnas Indonesia. Dua langkah yang harus dilalui Hubner yakni restu daru Jokowi dan mengambil sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Tinggal bagaimana Presiden Jokowi merestui kehadiran Justin Hubner lewat Keputusan Presiden (Keppres). Ketum PSSI, Erick Thohir memprediksi dalam satu minggu ke depan, Keppres sudah turun.
“Proses (naturalisasi) Justin Hubner sedang didorong ke Pak Presiden, kalau bisa Pak Presiden mengeluarkan surat dalam satu minggu ini,” kata Ketum PSSI, Erick Thohir.
Justin Hubner memang selangkah lebih maju ketimbang tiga calon pemain naturalisasi (Jay Idzez, Nathan Tjoe-A-On, dan Ragnar Oratmangoen)
Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On prosesnya baru masuk di Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). Sedangkan Ragnar Oratmangoen baru dalam tahap pengenalan ke Erick Thohir.
“Lalu untuk Nathan sama Jay sudah ada di Kemenkumham, kita lagi tunggu prosesnya. Mudah-mudahan target 10 Desember kita bisa kejar gitu. Ragnar Oratmangoen juga kita coba dorong,”
beber Eks Presiden Inter Milan.
Baca Juga: Jadi Pencetak Gol Tunggal Lawan Irak, Shayne Pattynama Serukan Ini ke Rekan Timnas Indonesia
"Ragnar Oratmangoen juga kita coba dorong," pungkasnya.
Keempat pemain tersebut diharapkan bisa tersedia di Piala Asia 2023 mendatang. Sekadar informasi, Piala Asia 2023 akan berlangsung di Qatar pada 12 Januari - 10 Februari 2024.
Timnas Indonesia tergabung di dalam grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Salah Desil Bisa Pengaruhi Bansos, Dinsos Gunungkidul Buka Jalur Koreksi Data
-
Ulasan Hidayah: Film Horor Mencekam tentang Tobat dan Pengampunan Tuhan
-
Warga Pati Mengadu ke DPR: Hoaks hingga Aksi Ricuh Bikin Investor Takut Masuk
-
Rombongan 5 Mobil Terobos CFD Jakarta, Barrier Dibuka Paksa hingga Pakai Strobo
-
Soal Rekening Aktivis Pati Diblokir, Andre Rosiade: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak
-
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Ubah Total Desain Kamera, Tak Lagi Bawa 4 Lensa
-
10 Taksi Listrik Mengaspal di Semarang, Jateng Mulai Kaji Elektrifikasi Trans hingga Travel
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi ke Level 917,67, Ethreum Lagi Naik Daun
-
MBG Tetap Dibagikan Meski Siswa Pekanbaru Diliburkan Imbas Asap Karhutla
-
167 Bangunan Hangus, Ini 4 Tahap Skenario Pemerintah Pulihkan Desa Adat Sade