Suara.com - Dua orang atlet Austria harus menerima ancaman penculikan, hanya beberapa hari menjelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, Rusia. Kejadian ini pun kembali memicu kekhawatiran soal keamanan ajang tersebut, yang sekaligus ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh para pakar kontra-terorisme.
Dalam surat ancaman yang dikirimkan kepada Komite Olimpiade Nasional Austria, itu tidak diketahui siapa pengirim maupun pihak yang membuat ancaman. Namun sejauh ini, kaum militan Muslim disebut pernah menyuarakan akan adanya serangan terhadap ajang Olimpiade ini, dengan tujuan mengacaukan misi Presiden Vladimir Putin yang ingin memperlihatkan bahwa Rusia adalah negara aman.
Sumber anonim di dalam tim Olimpiade Austria menyebutkan bahwa kedua sosok yang diancam adalah atlet ski Bernadette Schild, serta atlet cabang skeleton (balap seluncur) Janine Flock yang juga adalah juara Eropa. Sementara, pemberitaan media di Austria sebelumnya menyebut bahwa yang juga diancam adalah saudari Schild, Marlies, yang juga adalah mantan juara dunia.
Saat ini, sejumlah spesialis kontra-terorisme tengah memastikan apakah ancaman ini serius dan perlu ditindaklanjuti. Untuk diketahui pula, pada bulan lalu sejumlah surat ancaman lainnya pun sudah dikirimkan ke beberapa delegasi negara, termasuk di antaranya tim Amerika Sertikat (AS). Namun oleh IOC, surat-surat ancaman itu diklaim tidak benar-benar membahayakan.
"Kami telah memberitahu Menteri Dalam Negeri dan Kepolisian Austria... tak ada ancaman sungguhan sejauh ini," ungkap Peter Mennel, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Austria, kepada wartawan di Bandara Sochi.
"Kami punya dua petugas keamanan di sini (bersama tim), dan apabila ancaman itu terbukti nyata, kami akan menambahkan petugas keamanan bagi para atlet," tambahnya.
Olimpiade Musim Dingin ke-22 ini sendiri direncanakan dibuka secara resmi pada Jumat (7/2) waktu setempat, berlokasi di Fisht Olympic Stadium, stadion baru berkapasitas 40.000 penonton. Stadion ini didesain khusus agar bisa dinikmati penonton dengan latar pemandangan pegunungan di bagian utara, serta sebaliknya kawasan pantai/laut di selatan.
Sejauh ini, belum bisa diketahui rincian detail acara pembukaan tersebut, karena bahkan para calon pengisi acara sendiri sudah disumpah oleh panitia sejak jauh hari untuk tak berbicara mengenai keterlibatan mereka. Terkecuali konduktor terkenal Rusia, Valery Gergiev, yang sudah mengumumkan sendiri bahwa dia akan tampil, serta bocoran akan terlibatnya pemain biola Yuri Bashmet.
Bocoran lain yang sudah diperoleh media sejauh ini adalah bahwa akan ada koor anak-anak pada acara itu, serta sebuah koor besar beranggotakan 1.000 penyanyi yang diseleksi dari sejumlah daerah di Rusia. Disebut pula akan adanya sekitar 15 struktur bangunan, enam lokomotif, serta enam jembatan, di atas panggung dalam stadion nantinya, untuk acara pembukaan yang disebut beranggaran 40 juta rubel (sekitar Rp 14 miliar) itu.
Diketahui, Olimpiade 2014 di Sochi ini akan diikuti oleh sekitar 2.500-an atlet dari 88 negara, berkompetisi dalam 98 nomor di 15 cabang olahraga. Dibuka secara resmi pada Jumat (7/2), Olimpiade ini baru akan berakhir pada 23 Februari. (Telegraph)
Berita Terkait
-
Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin
-
Rusia Rekrut Warga Miskin Jadi Tentara Perang, Dijanjikan Uang Melimpah
-
Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya
-
Resmi Bertahan di Allianz Arena, Bayern Muenchen Ikat Gelandang Serba Bisa Konrad Laimer Hingga 2029
-
Asian Games 2026: Tim Indonesia Tak Hanya Tinggal di Kampung Atlet, tapi Juga Hotel dan Kapal Pesiar
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim