Suara.com - Bob Larson adalah Kepala Spiritual Freedom Church of Scottsdale di Arizona, Amerika Serikat. Dia menyebut dirinya sebagai ahli terbaik di dunia dalam urusan supranatural. Larson sudah menulis lebih dari 30 buku, tampil di acara televise Oprah dan mengklaim sudah mengusir lebih dari 20.000 setan di seluruh dunia.
Larson juga menyebut dirinya sebagai musuh setan nomor satu di Bumi. Meski sudah bisa mengusir 20.000 setan, Larson mengungkapkan masih ada lebih dari 3 miliar orang di muka bumi yang dikelilingi oleh setan.
Kini, Larson memanfaatkan teknologi abad ke-21 dalam mengusir Setan yaitu melalui Skype. Dengan bermodalkan laptop serta webcam, Larson bisa melakukan tugasnya itu dari kantornya di North Scottsdale. Biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pengusiran setan lewat Skype sebesar $295, yang disebutnya sebagai sumbangan yang dianjurkan.
“Angka itu lebih murah dibandingkan dengan biaya terapis di Manhattan,” ujarnya.
Lalu siapa saja “pasien” yang sering menggunakan jasa Larson tersebut? Kata dia, korban kekerasan seksual yang paling sering meminta bantuannya untuk mengusir setan lewat Skype.
“Penyebab terbesar kemasukan setan di dunia Barat adalah kekerasan seksual. Lebih dari 50 persen orang yang saya tangani terkait dengan kekerasan seksual. Pemerkosaan, kebencian dan depresi, membuat hubungan antara manusia dengan Tuhan menjadi lemah dan memberi kesempatan kepada Setan dan pasukannya untuk masuk,” jelas Larson.
Selain menggunakan Skype, Larson juga memakai jasa YouTube untuk mempublikasikan video proses pengusiran setan. Dia sudah mengunggah sekitar 100 video. Dalam video tersebut, Larson dibantu oleh putrinya, Brynn mengusir setan. Sebagian besar setan yang berhasil diusir Larson itu mengeluarkan suara seperti orang yang tengah berbisik. Hampir sama dengan salah satu adegan di film The Exorcist.
Bisnis Larson mengusir setan lewat Skype diyakini bernilai triliunan dolar. Larson tidak punya latar belakang akademis atau professional dalam bidang kesehatan. Karena itu, dia menulis di lamannya, “Hanya dalam waktu satu jam anda bisa memiliki kehidupan yang selalu anda inginkan. Ini bukan konsultasi, ini bukan terapi. Ini merupakan intervensi untuk mendapatkan jawaban, sekarang. (TheDailyBeast)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan