Suara.com - Menteri Negara (Meneg) BUMN Dahlan Iskan mengakui tak kuasa mengambil tindakan terhadap para direksi BUMN yang melanggar rekomendasi Panja Outsourcing DPR RI.
"Yang saya tangkap, saya diminta untuk intervensi. Mohon maaf saya tidak bisa mengambil tindakan langsung seperti itu karena tidak dibolehkan Undang-Undang, baik Undang-Undang PT maupun peraturan BUMN. Mohon maaf, saya tidak boleh intervensi," kata Dahlan Iskan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (4/2/2014).
Menurut pembentukan dan pelaksanaan Badan Pengawas Realisasi Rekomendasi (BPRR), Panja Outsourcing DPR merupakan langkah yang sudah maksimal.
Dahlan mempersilakan Komisi IX DPR, jika ingin membentuk lembaga serupa.
"Kalau Komisi IX DPR mau membentuk Badan Pengawas juga, saya rasa itu akan lebih baik lagi," ujarnya.
Raker tersebut memicu kegaduhan di balkon ruang rapat Komisi IX DPR. Para perwakilan buruh yang memadati balkon menunjukkan kekecewaan mereka.
"Wah, cari aman dia," tutur salah satu buruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat