Suara.com - Nama Joko Widodo (Jokowi) telah meramaikan kancah politik menjelang Pemilihan Umum 2014. Gubernur DKI Jakarta yang kini resmi calon presiden dari PDI Perjuangan ini disebut-sebut bakal jadi kuda hitam di bursa Pemilihan Presiden nanti.
Beragam reaksi pun muncul. Berikut ini adalah komenter dari sejumlah tokoh yang datang dari kalangan intelektual, internal PDI Perjuangan, dan calon presiden dari partai lain tentang Jokowi -- salah satu tokoh yang hampir selalu menempati urutan teratas dalam survei calon presiden.
1. Warga Muhammadiyah suka Jokowi
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin ketika bertemu Jokowi di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/3/2014), mengatakan bahwa banyak warga Muhammadiyah yang menyukai Jokowi.
“Pak Jokowi enggak banyak yang tahu, bahwa dia sudah akrab dengan Muhammadiyah sejak jadi Wali Kota Solo. Paling tidak, bila ada acara Muhammadiyah yang saya datangi, beliau selalu ada,” kata Din. "Ya itu kita serahkan kepada warga Muhammadiyah, secara organisatoris dilarang oleh organisasi untuk langgar khitoh. Tapi kepada warga Muhammadiyah silakan, dan saya kira Pak Jokowi banyak berkunjung ke jamaah Muhammadiyah, dan saya dengar jamaah Muhammadiyah senang dengan Pak Jokowi.” (klik di sini beritanya)
2. Jokowi tokoh reformis
Peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, Dino Patti Djalal, merasa senang dengan keputusan Jokowi maju menjadi calon presiden PDI Perjuangan karena hal itu akan menambah bobot kualitas Pemilu 2014.
“Dengan banyaknya tokoh-tokoh reformis yang maju, seperti Pak Jokowi, akan ada banyak pilihan bagi rakyat untuk memutuskan siapa pemimpin terbaiknya ke depan,” kata Dino kepada suara.com, Selasa (18/3/2014). (klik di sini beritanya)
3. Dengan jadi Presiden, Jokowi bisa selesaikan masalah Jakarta
Ketua DPD PDI Perjuangan Jakarta Boy Sadikin mengatakan jalannya pemerintahan Jakarta tidak akan terganggu oleh deklarasi Jokowi menjadi capres. Menurut putra mantan Gubernur Ali Sadikin ini, justru yang terjadi akan sebaliknya. Jika Jokowi terpilih menjadi Presiden RI, ia akan jauh lebih cepat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Jakarta.
“Dengan adanya Jokowi di Pemerintahan Pusat, itu akan membereskan Jakarta juga. Malah lebih cepat, kayak jamannya Soekarno yang membangun Senayan dan Monas,” kata putra mendiang Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, di Jakarta, Senin (17/3/2014). (klik di sini beritanya)
4. Jokowi jadi teman sekaligus adik
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang juga capres dari Partai Golkar, Senin (17/3/2014), menghadiri kampanye terbuka di Pringsewu, Lampung. Sebelum kampanye Aburizal Bakrie menyatakan tidak khawatir terhadap tingkat elektabilitas Jokowi yang menurut sejumlah survei tinggi.
“Pak Jokowi teman baik dan adik saya. Saya kenal dengan beliau. Jadi biasa saja dalam persaingan ini,” kata Aburizal atau ARB kepada pers di Pringsewu.
Ia tidak merasa terganggu dengan adanya sejumlah survei yang menunjukkan Jokowi sebagai capres paling favorit. (klik di sini beritanya)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden