Suara.com - Pendukung calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) memberikan replika tiket perjalanan kereta api dari Balai Kota Jakarta ke Istana Negara, Selasa (1/4/2014).
"Hari ini, kami mau antar bapak, memberi tiket ke Istana Negara," kata Koordinator Aliansi Warga Jakarta, Deni Ardiansyah. "Secara simbolik, kami menyerahkan tiket kereta api kepada Jokowi. Warga Jakarta dan seluruh masyarakat Indonesia akan memberikan mandat kepada Jokowi untuk menjadi Presiden RI periode 2014-2015."
Replika tiket berukuran kertas A5 dan memiliki label PT Kereta Kedaulatan Rakyat dengan tanggal keberangkatan 9 Juli 2014. Tiket tiruan ini atas nama Jokowi. Nama keretanya Kereta Kencana dengan Kelas Rakyat.
Menurut pendukung Jokowi yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta, kinerja Jokowi selama memimpin Jakarta bagus karena sekarang sudah banyak perubahan yang terjadi. Karena itu, mereka berharap Jokowi menjadi Presiden RI sehingga nanti lebih mampu menyelesaikan persoalan yang ada di Jakarta.
Mereka juga menyatakan akan mendukung penuh PDI Perjuangan pada Pemilihan Legislatif 9 April 2014.
Aksi ini kontras dengan yang terjadi sebelumnya, dimana sekelompok orang memprotes Jokowi dan memberikan replika tiket KA untuk perjalanan dari Jakarta ke Solo. Mereka menuntut Jokowi pulang kampung karena dianggap tidak mampu membenahi Jakarta, selain itu dinilai ingkar janji untuk menjadi gubernur sampai 2017. Replika tiket diberikan tak lama setelah Jokowi deklarasi menjadi capres PDI Perjuangan.
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
Diduga Cabuli Gadis yang Sedang Pingsan, Guru Besar UIN Palopo Resmi Dinonaktifkan dan 5 Faktanya
-
Ratusan Ribu Pil 'Setan' Disita di Jakbar, Polisi: Pemicu Tawuran dan Kenakalan Remaja
-
Presiden Prabowo Tegaskan Sekolah Rakyat Program Prioritas di Rakornas Pusat - Daerah 2026
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Sultan Kemnaker Bantu Carikan LC
-
Misteri Partai 'K' di Pusaran Korupsi Kemenaker, Noel Ngaku 'Dibungkam' Sosok Penting
-
Pengacara Ungkap Bukti Aliran Uang terkait Pengurusan Sertifikasi K3 ke Ibu Menteri