Suara.com - Para tersangka kasus korupsi yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara di TPS 21, yang terletak di ruang tatap muka tahanan KPK, Jalan Rasuna Said, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
TPS 21 ini memang dikhususkan bagi para tahanan KPK. Rencananya sebanyak 23 tahanan akan menggunakan hak pilihnya dalam pencoblosan hari ini. Di antara para tahanan itu antara lain Anas Urbaningrum, Andi Alfian Mallarangeng (keduanya kasus Hambalang), Rudi Rubiandi (kasus suap SKK Migas), Budi Mulya (kasus Bank Century).
Sejak pagi puluhan wartawan menunggu para tahanan mencoblos untuk mengabadikan peristiwa lima tahunan di Rumah Tahanan C1 KPK.
Sementara itu, sekitar pukul 10.00 WIB sejumlah tahanan datang ke TPS khusus tahanan. Salah satunya adalah Hambit Bintih yang tersangkut kasus suap di lingkungan Mahkamah Konstitusi. Mereka datang dengan diangkut mobil tahanan. Selain itu, mereka tetap mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem