Suara.com - Warga Inggris bernama Mateuw (22) yang mengemudikan mobil Toyota Fortuner nomor polisi B 64 CIA dan menabrak empat unit sepeda motor serta dua pejalan kaki di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, masih diperiksa secara intensif petugas di Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan.
Polisi masih menyelidiki apakah Mateuw mengonsumsi narkoba atau tidak, sebelum kejadian yang berlangsung Sabtu (10/5/2014) sekitar jam 01.00 WIB itu.
"Urine sudah kami ambil dan diserahkan ke BNN untuk dilakukan pengecekan," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Timin.
Mateuw diketahui menikah dengan warga Indonesia. Lelaki tersebut berprofesi sebagai guru di salah satu sekolah di Jakarta.
Saat ini, polisi juga sedang meminta keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.
Sedangkan mobil Toyota Fortuner telah ditahan dan dijadikan barang bukti.
Dua pejalan, masing-masing bernama Julian Antonio (23) asal Bekasi Selatan dan Ahmad Ghazian Atiqi (26) asal Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan, menderita luka-luka.
“Kedua korban dibawa ke RS Fatmawati Jakarta Selatan, satu mengalami luka ringan dan sudah pulang ke rumahnya. Sedang satu lagi dalam masih dirawat karena mengalami patah tulang pada kaki,” kata Timin.
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat