Suara.com - Tim SAR gabungan dikerahkan mencari jasad seorang pelajar SMA Taruna Bangsa Bogor yakni Saleh (19) yang hilang tenggelam di Pantai Kadaka, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Tim SAR yang ikut dalam operasi ini kami bagi menjadi dua, tim pertama mencari korban di laut dengan menggunakan perahu karet dan tim kedua menyisir lokasi tempat kejadian musibah di darat, khawatir jasad korban terdampar ke pantai," kata Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri, kepada Antara, Kamis.
Jasad korban yang merupakan warga Parakanmulya, Ciomas, Bogor itu tenggelam pada Rabu (21/5) menjelang magrib diduga terselip di bebatuan karang karena sampai saat ini belum ada tanda-tanda jasad koran sudah muncul ke permukaan.
Kejadian kecelakaan laut ini bermula saat korban berenang di Pantai Kadaka bersama tiga rekannya. Mereka nekat berenang padahal saat itu hari sudah petang dan petugas penjaga pantai pun sudah memasang bendera merah yang pertanda bahwa kondisi laut sudah berbahaya.
Ketiga korban selamat sampai saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah Palabuhanratu karena banyak meminum air laut dan trauma. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan