Suara.com - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menurunkan 720 personel untuk mengamankan kampanye Calon Presiden Joko Widodo di Kota Pontianak, Provinsi Kalbar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar AKBP Mukson Munandar di Pontianak, Senin (23/6/2014), menyatakan, petugas disebar di beberapa lokasi, seperti perempatan jalan yang dilewati rombongan.
"Ada dua pola pengamanan yang diterapkan oleh polisi bagi setiap capres, yakni pengamanan melekat yang dilakukan langsung oleh tim dari Mabes Polri serta pengamanan di ring 1, ring 2, serta ring 3 yang menjaga capres nomor urut 2 tersebut dari kerumunan massa yang dilakukan oleh Polda Kalbar," kata Mukson.
Pihaknya juga menurunkan sejumlah mobil pengendali massa yang ditempatkan di setiap lokasi kerumunan massa di tempat orasi Capres Joko Widodo.
Ia mengimbau kepada massa yang hendak mengikuti kampanye tersebut untuk bersama menjaga ketertiban dan keamanan hingga kampanye selesai.
Megawati Soekarnoputri datang secara terpisah dengan rombongan Jokowi-JK. Megawati menggunakan pesawat Trans Wisata dan tiba di Bandara Supadio Pontianak pada pukul 11.50 WIB.
Saat tiba di bandara setempat, Megawati disambut dengan tarian adat Melayu, Dayak, dan Reog. Setelah sesaat beristirahat, rombongan Megawati kemudian beranjak ke kediaman pribadi Cornelis di Jalan Danau Sentarum.
Sementara rombongan Jokowi-JK tiba di Bandara Supadio pada pukul 13.45 WIB. Joko Widodo pada Senin (23/6/2014) dijadwalkan berkampanye di Provinsi Kalimantan Barat.
Jokowi terbang pukul 12.30 WIB dari Bandara Halim Perdanakusumah menggunakan pesawat carter. Ia tiba di Pontianak pukul 13.45 WIB dan langsung menuju Rasau Raya untuk melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat transmigrasi Kampung Jawa yang dihadiri sekitar 2.000 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum
-
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
-
Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?