Suara.com - Calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla (JK) sebenarnya ingin menyampaikan pantun di akhir acara debat cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), di Gedung Bidakaara, Jakarta, Minggu (29/6/2014). Namun, hal itu urung dilakukan lantaran dia kehabisan waktu.
"Tadi itu saya mau bikin pantun," ujar JK usai debat.
Pantunnya ini pun sudah disiapkan di dalam saku kemeja batiknya. Dalam kesempatan ini, JK pun mengeluarkan amunisinya itu.
"Manis rasanya buah delima, masak sebiji di celah daun, budi guru saya terima, jadi kenangan bertahun-tahun," kata JK berpantun.
Pantun tersebut senada dengan pemaparan visi misi JK yang antara lain menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan guru dalam rangka mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Tak hanya satu pantun, melainkan dua yang sedianya akan dibacakan oleh JK.
"Yang kedua. Dari Pekanbaru lewat Kelok Sembilan, Di Bukit Tinggi makan Kapau Berdua, jangan lupa ke TPS tanggal sembilan, untuk Indonesia makmur pilih nomor dua," ucapnya.
Debat yang mengambil tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia dan IPTEK” ini digelar di Gedung Bidakara, Kuningan, Jakarta Selatan. Debat ini dipandu oleh moderator akademisi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga