News / Nasional
Senin, 07 Juli 2014 | 11:20 WIB
Petugas memasang segel pada gembok kotak suara yang berisi logistik Pilpres. [Antara/Fikri Yusuf]

Suara.com - Jumlah masyarakat Indonesia di Sydney, Australia, yang mencoblos dalam Pemilihan Presiden 2014 meningkat tajam dibandingkan saat pemilu legislatif  9 April 2014.

"Partisipasi masyarakat dalam Pilpres 45 persen dibandingkan 25 persen pada Pileg 9 April," kata Konsuler Penerangan Sosial Budaya Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Nicolas Manoppo, Senin (7/7/2014).

Pilpres di wilayah akreditasi PPLN Sydney dilaksanakan pada 18 TPS di delapan lokasi, terdiri atas 15 TPS di negara bagian New South Wales, dua TPS di Brisbane (Queensland) dan satu TPS di Adelaide (South Australia).

Di wilayah kerja KJRI Sydney terdapat daftar Pemilih Tetap Luar Negeri berjumlah 22.307 orang dan daftar Pemilih Khusus Luar Negeri (DPKL) 1.489.

Pada saat pelaksanaan Pilpres tanggal 5 Juli 2014, partisipasi masyarakat mencapai 10.040 pemilih terdiri atas 4.634 laki-laki dan 5.406 perempuan.

Rincian pemilih terdiri atas 6.004 orang yang masuk Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN), 1.564 orang dari Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri (DPTbLN) .

Selain itu terdapat 894 orang dari Daftar Pemilih Khusus Luar Negeri (DPKLN) dan 1.578 orang dari Daftar Pemilih Khusus Tambahan Luar Negeri (DPKTbLN).

Nicolas mengatakan pelaksanaan Pilpres di wilayah akreditasi PPLN Sydney berjalan dengan lancar.

Pada pemilu legislatif 9 April 2014, pemilih yang memberikan suara ke TPS di wilayah akreditasi PPLN Sydney adalah 4.863 orang. (Antara)

Load More