Suara.com - Bagi sebagian orang, melakukan hubungan seks di pantai yang penuh dengan orang mungkin fantasi yang umum. Namun, apa jadinya kalau aktivitas seksual itu dilakukan di pantai yang penuh orang dan juga disaksikan oleh salah satu anggota keluarga?
Hal itulah yang menimpa Elissa Alvares (20 tahun) dan pasangannya Jose Caballero (39 tahun). Pasangan ini harus berurusan dengan kepolisian Florida, Amerika Serikat karena kedapatan bercinta di pantai.
Pengunjunh pantai Florida sebenarnya merasa terganggu dengan kelakukan Alvares dan Caballero itu. Anehnya, tidak ada satu pun dari pengunjung yang melaporkan kelakukan bejat pasangan itu ke polisi.
Polisi baru datang setelah seorang nenek merekam hubungan seks mereka di pantai dan memberikan ke polisi. Alvares dan Caballero melakukan hubungan seks di pantai selama 25 menit sebelum akhirnya berenang di pantai.
Setelah itu, mereka kembali ke tepian pantai dan kembali bercinta. Kali ini, seorang nenek yang kebetulan ada di pantai merekam adegan cabul itu dengan telepon genggamnya. Rekaman itu kemudian diserahkan ke polisi.
Tidak lama kemudian, polisi langsung datang ke pantai Florida dan menangkap pasangan tersebut. Keduanya ditahan dengan tuduhan melakukan perbuatan cabul. Proses persidangan akan digelar bulan depan.
“Saya sudah tinggal di sini sejak 1978 dan sering pergi ke pantai dan belum pernah saya melihat kejadian seperti ini,” kata nenek yang merekam adegan seks tersebut.
Ironisnya, salah satu saksi mata dari perbuatan cabul pasangan itu adalah bocah berusia 4 tahun. Caballero adalah seorang pelatih kebugaran yang baru saja dibebaskan dari penjara karena kasus narkotika. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?