Suara.com - Seorang remaja berusia 15 tahun asal Cina mengalami kelainan di bagian tulang lehernya. Ada tiga ruas tulang tambahan yang membuat lehernya tampak jauh lebih panjang dari orang kebanyakan.
Fu Wengui, remaja itu, kerap merasakan sakit di bagian leher. Demikian sakitnya, ia sampai tak bisa bepergian ke mana-mana. Jangankan berjalan, bergerak saja sudah sakit.
Jumlah tulang leher pada umumnya adalah tujuh ruas. Namun, menurut ayahnya, Genyou, tulang leher Wengui berjumlah sepuluh ruas alias tiga ruas lebih banyak dari tulang leher yang normal.
"Dia (Wengui) selalu membuat ketakutan saat berjalan-jalan keluar," kata Genyou.
Genyou mengatakan, tulang tersebut menjepit syaraf-syaraf yang ada di bagian leher Wengui sehingga membuatnya sulit berjalan. Wengui didiagnosa mengidap congenital scoliosis dan rangka dada yang tidak normal. Congenital scoliosis terjadi karena pertumbuhan tulang belakang yang tidak normal saat janin masih berada dalam kandungan.
Kini, Wengui hendak menjalani operasi perbaikan tulang. Biaya operasi dan perawatan akan ditanggung oleh sebuah yayasan amal asal Beijing. Diharapkan, operasi akan memangkas panjang tulang yang berlebih dan mengurangi rasa sakitnya. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan