Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama resmi mengajukan surat pengunduran diri kepada DPP Partai Gerakan Indonesia Raya, Rabu (10/9/2014) pukul 12.20 WIB.
Surat pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok dari keanggotaan dan kepengurusan Partai Gerindra diterima langsung oleh Sekretariat DPP Gerindra.
Langkah politik Wakil Gubernur Jakarta yang dikenal "galak" dalam upaya memberantas pejabat pemerintah korup di Jakarta itu pun menuai pro kontra.
Tapi lebih banyak kalangan mengapresiasi sikap Ahok yang didasari pada penolakan terhadap sikap partainya di DPR yang ngotot mendukung perubahan mekanisme pilkada dari langsung dipilih oleh rakyat menjadi hanya diwakilkan lewat DPRD. Baginya, kepala daerah dipilih lewat DPRD sama artinya menodai reformasi dan demokrasi yang sudah dicapai dengan pengorbanan anak bangsa.
Usai memutuskan mundur dari Partai Gerindra, Ahok menulis di Twitter-nya, @basuki_btp, pada Kamis (11/9/2014) pagi. Inilah twit pertama Ahok sejak ia mundur.
"Selamat pagi, langkah politik pribadi telah saya tempuh. Tapi fokus saya untuk membenahi jakarta tidak berubah, utk wujudkan Jakarta Baru," demikian tulis Ahok.
Baru sekitar tiga puluh menit Ahok ngetwit, sudah ada seribu orang yang me-retweet. Kemudian 278 orang memfavoritkan statement Ahok tersebut.
Pertanyaan kemudian, setelah Ahok mundur dari Partai Gerindra kemana ia akan berlabuh. Sejumlah kalangan memprediksi, ia akan masuk ke PDI Perjuangan. Apalagi, selama ini, Ahok memang dekat dengan PDI Perjuangan, terutama sejak Pilkada DKI Jakarta 2012.
Kemarin, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengungkapkan Ahok sudah dianggap menjadi bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan.
"Selama ini, Ahok dengan Megawati dan Jokowi sering ketemu, saling curhat. Kalau satu saat nanti Ahok keluar dari partainya, atau mungkin ingin bergabung dengan PDI Perjuangan, kami selalu terbuka," kata Tjahjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum