Suara.com - Perwakilan forum komunikasi waria se-Indonesia mendatangi kantor tim transisi Jokowi-JK untuk meminta jatah satu kursi menteri.
Ketua forum komunikasi waria se-Indonesia Yulianus Rettoblaut mengklaim kedatanganya membawa suara waria Indonesia dan meminta Jokowi-JK agar memperhatikan kaum waria.
"Sekalian meminta calon presiden yang baru juga ikut memikirkan nasib kami. Beliau sudah terpilih, kita mendampingi beliau dalam situasi apapun," kata Yulianis di depan Kantor Transisi, Jalan Situbondo, Jakarta (18/9/2014).
Yulianis yang juga pernah mengajukan diri menjadi anggota Komnas Ham itu mengaku sudah lama mendukung Jokowi ntuk merebut kursi presiden sejak dicalonkan dari PDI Perjuangan.
"Kita suport Jokowi dari dulu. Kerja beliau kerja nyata. Saat kampanye kita juga ikut menjelaskan Jokowi pada masyarakat, komitmen dan tidak main main. Sosok yang bisa membangun negara," terang Yulianis.
Namun dia menyayangkan kedatangan ke kantor transisi tak dapat bertemu salah satu Deputi Tim Transisi untuk menyampaikan aspirasinya lantaran belum membuat janji terlebih dahulu.
"Ngga bisa ketemu. Harus buat janji. Rencana besok mau datang kasih rekomendasi," kata Yulianis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara