Suara.com - Cabang bulu tangkis Indonesia kembali terseok setelah tim putra harus menyerah dari Taiwan dengan skor 1-3 pada perempat final di Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan, Minggu (21/9/2014).
Tunggal pertama tim putra Indonesia Tommy Sugiarto kalah 21-13, 19-21, 14-21 dari tunggal pertama Taiwan Tien Chen Chou.
Namun Indonesia mampu menyamakan kedudukan 1-1 setelah pasangan kuat Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengalahkan pasangan Taiwan Chia Hsin Tsai/Sheng Mu Lee 21-19, 21-18.
Indonesia kembali tertinggal ketika tunggal kedua Jonatan Christie harus mengakui keperkasaan Jen Hao Hsu 17-21, 18-21.
Tim Taiwan memastikan kemenangannya setelah ganda kedua mereka Hung Ling Chen/Min Chun Lao mengalahkan pasangan Indonesia Angga Pratama/Rian Agung Saputro 21-17, 21-18.
Dengan tersingkirnya tim putra Indonesia, maka cabang bulu tangkis Indonesia memastikan tidak memiliki wakil lagi pada nomor beregu, setelah sehari sebelumnya, tim putri juga tersingkir di perempat final setelah dikalahkan Jepang dengan skor telak 0-3. (Antara)
Berita Terkait
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Jelang Asian Games 2026, Atlet Terbaik Indonesia Bakal Unjuk Gigi di Grand Final IPL S2
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Deretan Kemenangan Epik Timnas Indonesia di Momen Perayaan HUT RI 17 Agustus
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik