Suara.com - Petenis putri Amerika Serikat, Serena Williams harus mendapatkan pertolongan dari tim medis ketika tengah menghadapi Alize Coret di turnamen Wuhan Open, Cina, Selasa (23/9/2014).
Serena yang menjadi juara AS Terbuka, dua minggu lalu, tiba-tiba jatuh sakit dan harus diperiksa tekanan darahnya oleh tim medis. Selain itu, tim medis juga memeriksa suhu tubuh Serena.
Setelah menjadi perawatan, Serena akhirnya tidak bisa melanjutkan pertandingan itu. Dia hanya sempat bermain selama 60 menit dan unggul 6-5 di set pertama sebelum dinyatakan kalah WO (Walk Out).
Tidak dijelaskan sakit apa yang dialami Serena. Turnamen Wuhai Open ini merupakan turnamen pertama yang diikuti Serena setelah menjadi juara di Amerika Serikat Terbuka, turnamen grand slam terakhir di tahun ini.
Mundurnya Serena Williams menjadi pukulan kedua bagi pecinta tenis di Cina. Sebelumnya, mereka dikejutkan oleh pernyataan petenis nomor satu Cina, Lina yang menyatakan mundur dari tenis. Li Na adalah petenis Cina pertama yang bisa meraih gelar juara Grand Slam yaitu Prancis Terbuka dan Australia Terbuka. (AFP/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!