Suara.com - Setelah diskors sekitar 10 menit lantaran ricuh, sidang paripurna RUU Pilkada kembali digelar, Jumat (26/9/2014) dini hari, pimpinan sidang Priyo Budi Santoso kembali membuka rapat.
"Sidang saya buka. Sebelum melanjutkan karena jam sekarang sudah 12.20 menit, menurut tata tertib, apa perlu diperpanjang? Sampai jam 01.00 WIB," kata Priyo.
"Kita berikan opsi kepada Partai Demokrat untuk memberikan pandangan," Priyo menambahkan.
Namun, sebelum memberikan kesempatan itu, Priyo langsung diprotes anggota dewan. Mereka meminta palu yang sudah diketuk dicabut atau keputusan dianulir. Priyo tadi mengetuk palu untuk memutuskan sidang dilanjutkan dengan voting dua pilihan, pilkada langsung atau pilkada lewat DPRD.
"Cabut dulu pimpinan," kata anggota dewan.
"Cabut. Cabut. Cabut," kata rombongan anggota Fraksi PDI Perjuangan sambil mengetuk-ketuk meja.
"Setelah diputuskan bersama, empat pimpinan, palu dicabut," kata Priyo.
Sejumlah anggota dewan pun bertepuk tangan mendengarkan keputusan Priyo. Rapat pun kembali dilanjutkan.
Berita Terkait
-
Fraksi Demokrat "Walk Out" dari Sidang Paripurna RUU Pilkada
-
Sidang RUU Pilkada Ricuh, Anggota DPR Ngamuk di Meja Pimpinan Rapat
-
Fraksi PKB, Hanura, PDI Perjuangan Dukung Demokrat
-
Bosan Tunggu Lobi, Anggota PDIP Nyanyi Lagu September Ceria
-
Lobi RUU Pilkada Alot, Dua Jam Lebih Sidang Tak Kunjung Dimulai
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan