Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Edhy Prabowo, membeberkan awal rencana pertemuan antara bosnya, Prabowo Subianto dengan presiden terpilih Joko Widodo, yang terwujud di rumah keluarga Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).
Edhie bercerita awalnya dia ditelepon politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Aria Bima, yang membuka wacana pertemuan antara dua tokoh yang sebelumnya bertarung sengit dalam pemilihan presiden pada Juli lalu.
"Mas Bima telepon saya, 'Kok Prabowo enggak mau ketemu?'," cerita Edhie yang ditemui di Jalan Kertanegara IV, Jumat.
"Saya bilang, 'Enggak ada undangan'. Saya bilang kalau masalah ketemu, Prabowo pasti mau jika bertemu di rumah," lanjut Edhy.
Yang dimaksud Edhy adalah rumah pribadi Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"Hari Kamis (16/10/2014) ketemu (dengan Aria Bima). Agenda diatur. Saya tanya tempatnya di mana? Di Hambalang atau di sini (Rumah orang tua Prabowo)?" beber dia lebih lanjut.
"Kalau di Hambalang, Prabowo merasa terhormat sekali karena rumah pribadi. Tapi akhirnya di sini agar tidak terlalu jauh pertemuannya," sambung Edhy.
Adapun pertemuan itu hanya berlangsung tidak lebih dari 30 menit. Dalam pertemuan itu Prabowo untuk pertama kalinya mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden dan berjanji akan berupaya hadir dalam pelantikan yang digelar 20 Oktober esok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau