Suara.com - Koordinator Bidang Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan melibatkan KPK dan PPATK dalam menjaring calon menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahan periode 2014-2019.
"Ini positif. Pastinya untuk dukung pemerintahan bersih, dibutuhkan orang yang bersih. Soal bersih dari korupsi kan ada dua institusi yang saat ini punya perhatian terhadap itu, yaitu KPK dan PPATK. Jadi, jangan sampai nanti roda pemerintah itu diganggu oleh hal-hal yang justru membuat kerja jadi terhambat," kata Emerson kepada suara.com, Kamis (23/10/2014).
Emerson mengatakan meski langkah tersebut tidak menjamin seratus persen menteri yang dipilih Jokowi-JK kelak tidak akan korupsi di tengah jalan, upaya tersebut merupakan langkah yang baik sebagai saringan awal.
"Paling tidak, ini saringan awal. Bisa untuk meminimalisir. Memang tidak ada garansi. Contohnya seperti kasus Ahmad Suyudi (mantan Menteri Kesehatan), Said Aqil (mantan Menteri Agama), itu kan diawal-awal, mereka adalah figur orang berintergiras, ternyata di tengah jalan karena reformasi yang buruk, birokrasi yang buruk, di kementerian tersebut tidak menghasilkan sesuatu yang betul-betul sesuai harapan," kata Emerson.
Emerson yakin Jokowi dan JK akan memperhatikan betul masukan dari KPK untuk tidak memilih calon menteri yang terindikasi korupsi.
"Paling tidak, kalau dari statement, Jokowi-JK memperhatikan betul masukan KPK," katanya.
Berita Terkait
-
Mengenal Prof. Jean Marc Aractingi, Akademisi yang Ditunjuk Jadi Juri QS Reimagine Education 2026
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik