Mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap alasannya tak muncul di hadapan publik sejak dirinya menyerahkan jabatan Presiden kepada Joko Widodo, tanggal 20 Oktober lalu. Seperti diberitakan, SBY kembali terlihat pada acara Malam Akrab Paguyuban Cadaka Dharma Puncak Tidar, Temu Kangen Angkatan Militer 73 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (7/11/2014).
Rupa-rupanya SBY memang sengaja untuk tidak tampil di publik untuk beberapa waktu ini. Alasannya, SBY ingin meluangkan waktu lebih banyak untuk keluarga tercintanya.
Sebelumnya, Mantan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyon (SBY), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu, dijadwalkan akan menghadiri acara tersebut. Di dalam buku absensi, nama ketiga Jenderal tersebut terlihat berurutan. SBY berada paling atas, diikuti dengan Ryamizard dan Prabowo.
SBY yang datang menggunakan mobil Toyota Camry warna hitam didampingi istrinya Ani Yudhoyono. Di kesempatan itu, SBY dan Ani Yudhoyono terlihat kompak mengenakan baju batik berwarna biru dengan bawahan warna hitam. Begitu turun dari mobil, SBY pun segera disambut oleh sejumlah awak media yang sudah menunggunya.
"Alhamdulillah, kabar baik, sehat. Salam untuk keluarga," sapa mantan Presiden RI selama dua periode itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik