Suara.com - Ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menerima penghargaan Lifetime Achievement Award for Religion and Culture Development atau Anugerah Prestasi dalam Bidang Pengembangan Agama dan Kebudayaan di Cina.
"Penghargaan diberikan pada The 6th World Chinese Economic Forum di Chongqing Tiongkok," kata Din melalui siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (4/12/2014).
Din mengatakan forum ini adalah event dunia yang diadakan setahun sekali dan dihadiri tokoh etnis Tionghoa dari seluruh dunia dan berbagai tokoh mancanegara lainnya.
"Forum dibuka Wakil Presiden Cina Li Yuan Chao dan dihadiri 500 tokoh Tionghoa seluruh dunia," katanya.
Penghargaan diberikan karena Din dianggap berjasa mengembangkan kehidupan beragama dan kebudayaan baik dalam negeri maupun luar negeri seperi di Mindanao Filipina dan Patani Thailand.
Din mengatakan ini merupakan penghargaan keempat yang diterima di luar negeri setelah sebelumnya menerima penghargaan dari Yordania, Italia dan Malaysia.
"Ini anugerah Allah yang perlu disyukuri walaupun apa yang saya lakukan selama ini untuk perdamaian, peradaban dan kemanusiaan baru sedikit," katanya.
Pada kesempatan itu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga menerima penghargaan Special Benevolent Leadership Award atas kepedulian mengembangkan peradaban dunia dan kepedulian terhadap etnis Tionghoa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan