Barang Mewah Tak Lagi Sekadar Gaya Hidup, Kini Bisa Jadi Aset yang Lebih Fleksibel

Senin, 21 September 2026 | 09:44 WIB
Barang Mewah Tak Lagi Sekadar Gaya Hidup, Kini Bisa Jadi Aset yang Lebih Fleksibel (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Luxpawn menyediakan pembiayaan aset mewah di Indonesia untuk mencairkan likuiditas tanpa harus melepaskan kepemilikan barang.
  • Perusahaan ini meresmikan lounge baru pada 16 September 2026 di ASHTA District 8, Jakarta Selatan, guna memperluas layanannya.
  • Layanan ini menerapkan kurasi nilai dan sistem privasi tinggi untuk memberikan fleksibilitas finansial bagi pemilik barang mewah.

Suara.com - Barang mewah selama ini lekat dengan gaya hidup. Jam tangan premium, tas desainer, perhiasan, kendaraan mewah hingga koleksi tertentu kerap menjadi bagian dari personal style sekaligus simbol pencapaian.

Namun, cara memandang barang-barang tersebut kini semakin berkembang. Di balik nilai estetika dan prestisenya, aset mewah juga memiliki nilai finansial yang dapat dimanfaatkan ketika pemilik membutuhkan fleksibilitas.

Konsep inilah yang dikenal melalui luxury asset financing, yaitu pemanfaatan nilai aset bernilai tinggi untuk memperoleh likuiditas tanpa harus langsung melepaskan kepemilikan atas aset tersebut.

Di Indonesia, pendekatan ini dikembangkan Luxpawn, perusahaan luxury asset financing yang membantu pemilik aset mengakses nilai finansial dari barang yang dimiliki, mulai dari jam tangan mewah, tas desainer, perhiasan, emas, kendaraan mewah, koleksi, hingga aset bernilai tinggi lainnya.

Founder Luxpawn, Sandy Soetjianto, mengatakan bahwa selama ini barang mewah lebih sering dilihat dari sisi gaya hidup dan kepemilikan.

“Selama ini, kepemilikan aset mewah lebih sering dikaitkan dengan status, lifestyle, dan personal enjoyment. Kami melihat ada dimensi lain dari sebuah kepemilikan, yaitu nilai finansial yang terdapat di dalam aset tersebut,” ujar Sandy.

Menurutnya, setiap aset memiliki karakteristik yang berbeda. Nilai sebuah barang tidak hanya ditentukan dari bentuk atau harga pembeliannya, tetapi juga dapat dipengaruhi kondisi, provenance, karakteristik, serta nilai pasar.

“Luxpawn hadir untuk membantu pemilik aset mengakses nilai tersebut melalui proses yang profesional, discreet, dan tetap menghargai karakteristik dari setiap aset,” lanjutnya.

Karena itu, proses luxury asset financing membutuhkan pendekatan yang berbeda dari pembiayaan konvensional. Luxpawn menerapkan curated valuation untuk mempertimbangkan karakteristik dan nilai pasar aset, serta authentication & verification dalam proses penanganannya.

Privasi juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan, terutama karena aset yang ditangani memiliki nilai tinggi. Konsep discretion by design dan trusted asset care diterapkan mulai dari konsultasi hingga proses pengembalian aset.

Pendekatan tersebut turut tercermin dalam lounge terbaru Luxpawn yang resmi dibuka pada 16 September 2026 di ASHTA District 8, Prosperity Tower, SCBD, Jakarta Selatan.

Lounge kedua ini dirancang sebagai ruang konsultasi yang intimate dan refined, dengan mengutamakan privacy, comfort, dan discretion. 

Lokasinya di kawasan bisnis dan lifestyle Jakarta juga menjadi bagian dari langkah Luxpawn memperluas kehadirannya sekaligus memperkenalkan perspektif baru mengenai pemanfaatan aset mewah.

Pembukaan lounge dirayakan melalui exclusive launch gathering yang dihadiri media, KOL, pelaku industri, serta tamu dari komunitas luxury, bisnis, dan lifestyle. Para tamu dapat melihat langsung fasilitas lounge sekaligus mengenal pendekatan Luxpawn terhadap aset bernilai tinggi.

Bagi pemilik barang mewah, perspektif ini menghadirkan cara pandang berbeda terhadap kepemilikan. Sebuah jam tangan atau tas tidak hanya dapat menjadi pelengkap penampilan dan koleksi, tetapi juga memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan ketika dibutuhkan.

Dengan kata lain, luxury ownership tidak lagi semata-mata soal memiliki sesuatu yang exceptional. Ada kemungkinan lain yang melekat pada aset tersebut, yakni kemampuan untuk memberikan fleksibilitas finansial.

Melalui pendekatan yang mempertemukan luxury, trust, dan financial flexibility, Luxpawn ingin memperkenalkan gagasan bahwa nilai sebuah barang mewah tidak selalu berhenti pada apa yang terlihat.

Sebab, terkadang, aset paling berharga bukan hanya yang ingin kita miliki, tetapi juga yang bisa memberi kita lebih banyak pilihan ketika dibutuhkan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com