Suara.com - Anggota DPR Nigel Mills telah meminta maaf karena bermain Candy Crush Saga, permainan puzzle yang populer di dunia maya, ketika tengah hadir dalam rapat tentang pensiun.
Nigel yang merupakan anggota parlemen Inggris dari konservatif memainkan Candy Crush Saga dari tabletnya. Foto Nigel yang tengah asik bermain itu muncul di harian The Sun.
Anggota dewan dari Amber Valley itu mengaku bermain Candy Crush Saga selama rapat yang berlangsung 2,5 jam. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu.
“Saya minta maaf atas tindakan saya yang sangat tidak patut itu. Saya sadar telah mengecewakan sebagai anggota parlemen. Saya jamin hal itu tidak akan terulang lagi,” ujarnya.
Nigel mengatakan, dia sempat bermain Candy Crush Saga sebanyak dua kali. Meski demikian, dia mengaku tetap menyimak jalannya rapat. Kasus foto Nigel yang tengah bermain game itu akan diinvestigasi ioleh parlemen.
Namun, fokus utamanya adalah siapa yang mengambil foto tersebut. Karena, sesuai aturan, tidak boleh mengambil foto selama berlangsungnya rapat di parlemen.
Perdana Menteri Inggris, David Cameron mengungkapkan, Nigel merupakan anggota dewan yang gia bekerja. Cameron yakin, kejadian ini akan membuat Nigel malu. (BBC)
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax