Suara.com - Empat jenazah terbaru korban musibah pesawat AirAsia QZ8501 sudah diberangkatkan ke Surabaya pada Minggu (4/1/2014) petang. Koordinator DVI dari Mabes Polri, Kombes Hariyanto mengatakan, keempat jenazah tersebut teridentifikasi dua laki-laki dan dua perempuan.
"Hari ini tim DVI dengan posko di sini sudah terima 4 jenazah, dengan rincian kode nomor 031 adalah laki-laki dewasa, 032 perempuan dewasa, 033 laki-laki dewasa, dan 034 perempuan dewasa," ungkap Hariyanto di RSUD Imanuddin, Pangkalan Bun, Minggu (4/1/2015).
Hariyanto menambahkan, keempat jenazah tersebut dalam kondisi yang lengkap, namun beberapa bagian tubuhnya ada yang rusak. Ditambahkannya, ada juga sejumlah bagian yang melekat berupa dompet dan pakaian.
"Untuk bagian tubuh yang tertutup pakaian masih belum rusak. Ini kan sudah hari kedelapan," ujarnya.
Keempat jenazah ini pun akhirnya sudah diberangkatkan dari Lanud Iskandar ke Surabaya, menggunakan pesawat CN 295.
Sebelumnya, tiga jenazah itu dilaporkan ditemukan oleh kapal perang Onamai milik Jepang yang diangkut dengan helikopter Seahawk milik Amerika Serikat (AS). Sementara satu jenazah lainnya ditemukan oleh RSS Persistance milik Singapura, yang diangkut dengan helikopter Superpuma milik Singapura.
Hingga hari kedelapan ini, total tercatat sudah ada 34 jenazah yang sudah dikirimkan ke Surabaya. Seperti diketahui, total tercatat sebanyak 162 orang penumpang dan kru di pesawat AirAsia berjenis Airbus A320-200 yang mengalami musibah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus