Suara.com - Anggota DPR RI Ahmad Hanafi Rais menyatakan tradisi di Partai Amanat Nasional, posisi seseorang yang menjabat ketua umum tidak lebih dari satu periode.
"Soal ketum, PAN punya tradisi bahwa ketum itu satu periode saja," kata Hanafi di Jakarta, Rabu (7/1/2015).
Sebab, katanya, PAN butuh sosok pemimpin partai yang bisa menjawab "dahaga" para kader akan regenerasi dan gagasan pembaharuan.
Selain itu, kata dia, PAN juga membutuhkan sosok atau figur yang mampu mengakomodir kepentingan DPD I dan II serta diperlukan regenerasi kepemimpinan.
"Sejauh ini, dua hal tersebut ada pada Pak Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI)," kata putra Amien Rais.
Ditambahkan, posisi ketua umum bukan sebagai sarana atau tiket gratis untuk menjadi calon presiden ataupun calon wakil presiden. "Untuk jadi capres/cawapres didorong agar bisa via konvensi dan survei," katanya.
Pelaksanaan Kongres IV PAN akan dilakukan pada Maret 2015. Untuk memastikan lebih jauh terkait tempat dan waktu pelaksanaan kongres tersebut, DPP PAN akan menggelar rapat malam ini di kantor DPP PAN, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!