Suara.com - Sidang praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Senin (2/2/2015) siang. Arus lalu lintas di depan gedung pengadilan, saat ini macet parah. Polisi pun menutup jalur Ampera arah Jalan TB Simatupang, tapi arah sebaliknya tetap normal.
Penyebab kemacetan arus lalu lintas tadi, antara lain, karena adanya konsentrasi massa pendukung Polri dan Komjen Budi di depan pengadilan.
Mereka menggelar aksi untuk mendukung proses praperadilan yang ditempuh calon Kapolri itu atas penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Kabarnya, massa pendukung Komisi Pemberantasan Korupsi atau pendukung gerakan antikorupsi juga akan ikut datang ke pengadilan untuk mengawal sidang yang dipimpin hakim tunggal Sarpin Rizaldi berjalan jujur sehingga diperoleh keputusan yang benar-benar adil. Bila mereka benar-benar datang, kemungkinan besar kemacetan lalu lintas tambah parah.
Pengadilan itu sendiri, sekarang dijaga ketat oleh sekitar 500 anggota polisi.
Di depan pengadilan terlihat mobil water canon dan barracuda disiagakan untuk menghalau massa apabila nanti terjadi tindakan anarkis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat