Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun 50 ribu unit rumah susun. Pembangunannya akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahun 2015, kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, baru akan merealisasikan tujuh ribu unit.
"Kalau kita bangun, kita pengennya banyak, sampai 50 ribu (unit rusun). Kalau bicara selesai tahun ini kira-kira akan selesai tujuh ribuan," ujar lelaki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/2/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menambahkan tujuh ribu rusun yang akan dibangun tahun ini akan tersebar di berbagai tempat di Ibu Kota Jakarta dan peruntukannya diutamakan untuk warga yang rumahnya terkena proyek penggusuran.
"(Diutamakan) buat yang kena gusur, semua yang di sungai, mana yang bisa digusur, kita gusur," kata Ahok.
"Kalau bangun tujuh ribu (unit rusun), bisa gusur 15 ribu sampai 20 ribu (orang) tuh," kata Ahok.
Ahok mengatakan rusun tersebut nanti tidak boleh disewakan lagi oleh pemilik yang pertama.
"Tapi kalau yang penyewa, enggak mau kita kasih, suruh pulang kampung," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan