Suara.com - Kekuatan fraksi pendukung penggunaan hak angket DPRD DKI Jakarta mulai berkurang setelah Fraksi Nasional Demokrat mencabut dukungan. Fraksi PKB pun sudah mulai mewacanakan untuk menyusul langkah Nasdem.
Hak angket digulirkan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran aturan perundang-undangan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam proses penetapan APBD tahun 2015. Hak angket merupakan buntut dari kisruh perselisihan APBD, dimana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama protes keras terhadap munculnya dugaan dana siluman sebesar Rp12,1 triliun.
Meski kekuatan berkurang, kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Gembong Warsono, hal itu tidak akan mempengaruhi penggunaan hak angket.
"Nggak ngaruh. Tidak berpengaruh. Nasdem sudah menarik dukungan, PKB belum resmi (mencabut), tapi sudah teriak-teriak di luar. Silakan saja," kata Gembong kepada suara.com, Jumat (6/3/2015).
Gembong menekankan bahwa hak angket telah resmi digunakan DPRD dengan ditandatangani oleh 106 anggota dewan dalam sidang paripurna.
"Itu (mencabut dukungan) tidak akan pengaruhi gerak dari tim angket," kata Gembong.
Dalam sidang paripurna beberapa hari yang lalu, seluruh anggota dari sembilan fraksi meneken penggunaan hak angket, 33 anggota dewan di antaranya tercatat menjadi panitia angket.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?
-
Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?
-
Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK
-
Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
-
BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan
-
Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya
-
Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan
-
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung