Suara.com - Dengan janggut lebat dan memegang kampak, Abu Azrael adalah salah satu pejuang yang paling mudah dikenal di pasukan Irak yang berperang melawan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Azrael telah dijadikan simbol dari brigade Imam Ali, kelompok militant Syiah di Irak yang disponsori oleh Iran. Azrael juga mendapat julukan ‘Malaikat Pencabut Nyawa.’
Sosok Azrael yang sangar sudah cukup untuk membuat anggota ISIS ketakutan.
Sebelum bergabung dengan brigade Imam Ali, Azrael yang diyakini berusia 40-an tahun pernah menjadi dosen di salah satu Universitas di Irak. Dia meninggalkan pekerjaan itu dan bergabung dengan brigade Imam Ali untuk melawan ISIS pada Juni 2014.
Azrael bukan hanya terkenal di dunia nyata tetapi juga di dunia maya. Fan page nya di media sosial mempunyai pengikut 250 ribu orang. Dalam salah satu foto yang diunggah ke dunia maya, Azrael terlihat memegang kampak dan senjata mesin serta menggunakan seragam militer.
Selain kerap memajang fotonya dengan senjata, Azreal juga kerap melakukan selfie bersama teman-temannya. Dia dikenal sebagai sosok yang humoris. Azrael diduga pernah menjadi atlet Taekwondo dan menjadi juara nasional di Irak.
Salah satu motivasi Azrael untuk bergabung dengan pasukan yang melawan ISIS adalah pidato Ayatollah Ali al-Sistani saat salat Jumat pertengahan Juni 2014 yang mengajak perang melawan ISIS.
Brigade Imam Ali ikut bergabung dengan pasukan Irak lainnya dalam merebut kembali kota Tikrit. Dengan kehadiran Azrael yang juga dipanggil Rambo dari Irak memberikan kepercayaan diri yang lebih terhadap anggota brigade Imam Ali untuk memenangkan pertarungan melawan ISIS. (Dailymail)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Ini yang Membuat Ludwig Yakin Tak Menikahi Jessica
Ini Surat Terakhir Kayla Mueller Sebelum Tewas di Markas ISIS
Ditinggal 'Umrah' Darius, Donna Agnesia Kesepian
Buktikan Payudara Asli, Duo Serigala Rela Diremas
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?