Suara.com - Germanwings harus membatalkan sejumlah penerbangannya pada Rabu (25/3/2015), karena beberapa anggota krunya menolak untuk terbang, sehari setelah Airbus A320 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan murah yang dioperasikan Lufthansa itu jatuh di Pegunungan Alpen Prancis.
"Akan ada penyimpangan. Ada anggota awak yang tidak ingin terbang dalam situasi saat ini, yang kita mengerti," ujar juru bicara Germanwings, Rabu.
CEO Lufthansa, Carsten Spohr mengatakan pihaknya bisa memahami keprihatinan seluruh kru Germanwings terkait tragedi ini.
"Satu yang tak boleh dilupakan, banyak dari kru kami yang mengenal dekat kru yang mengoperasikan pesawat yang mengalami musibah itu," ujarnya
Germanwings nomer penerbangan 4U 9525, dilaporkan mengalami kecelakaan saat melakukan penerbangan dari Barcelona ke Dusseldorf, Selasa (24/3/2015).
Pesawat yang mengangkut 144 penumpang dan enam awak pesawat itu dilaporkan menabrak gunung dan menewaskan semua 150 orang di dalamnya. Sebanyak 16 korban dilaporkan masih anak-anak. (dw.de)
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung