Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono mengatakan, seluruh tempat hiburan malam di Kota Bandung wajib tutup sehari menjelang pelaksanaan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung Merdeka, Bandung, 24 April 2015.
"Hiburan malam harus tutup," kata Pudjo usai pertemuan dengan sejumlah kelompok masyarakat yang berikrar menjaga keamanan KAA di Bandung, Kamis (23/4/2015).
Pudjo mengatakan, penutupan tempat hiburan malam berdasarkan intruksi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan diberlakukan khusus selama pelaksanaan peringatan KAA. Ia berharap, pengelola tempat hiburan malam menaati intruksi Wali Kota Bandung ini demi menyukseskan pelaksanaan KAA.
"Hiburan malam diimbau libur untuk menjaga aman, dan itu harus ditaati," katanya.
Jika ada tempat hiburan malam tetap buka, kata dia, jajarannya akan menindaktegas. Sementara itu, mejelang Kamis sore sejumlah tempat keramaian kota dan tempat hiburan malam seperti di Jalan Dalem Kaum dan Braga tampak tutup.
Sejumlah polisi dan TNI tampak bersiaga melakukan pengamanan jalan di kawasan pusat kota, dan pengamanan di sekitar Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Pesta Kuliner Bandung 2026: Diskon Makanan & Cashback BRI, Cek Cara Dapatnya!
-
Film Dan Bandung Membuktikan Formula Lama Masih Bisa Berarti
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar