Suara.com - Kapolres Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, AKBP Dewa Putu Gede, mengatakan tidak ada korban dalam musibah terbakarnya Kapal Motor Penumpang Ina Maria saat berlayar dari Lembata menuju Larantuka pada Kamis (30/4/2015) sekitar pukul 09.30 WITA.
"Tidak ada korban jiwa. Penumpang berjumlah 41 orang termasuk dua warga negara asing dan lima anak-anak semuanya dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi," kata Kapolres Dewa Putu Gede.
Kapolres mengatakan setelah mendapat laporan, dia langsung memimpin anggota bergerak menuju ke tempat kejadian, sehingga semua penumpang bisa dievakuasi dalam keadaan selamat.
"Saya bersama anggota sudah berada di tempat kejadian. Semua penumpang sudah dievakuasi," kata Kapolres.
Kapolres menambahkan dari keterangan sementara di tempat kejadian, peristiwa naas itu terjadi hanya beberapa saat setelah KMP Ina Maria meninggalkan Pelabuhan Waiwerang di Pulau Adonara menuju Larantuka, Ibu Kota Kabupaten Flores Timur.
Menurut dia, kapten kapal mengarahkan kapal ke darat di sekitar Tanjung Gemuk Adonara setelah mengetahui ada kobaran api dari bagian mesin kapal.
"Kalau saja kapal tidak secepatnya di arahkan ke darat, kemungkinan ada penumpang yang tidak bisa diselamatkan," tambah Dion Mbani, salah seorang saksi mata di tempat kejadian. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Digitalisasi Pendidikan Merupakan Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat