Suara.com - Gubernur DKI Jakarya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terlihat senang, ketika ada perwakilan masyarakat RW 08 Sungai Bambu, Jakarta Utara, yang sempat memberikan sambutan pada acara peresmian Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di wilayah itu, Rabu (13/5/2015).
Pasalnya Jamrud, nama warga tersebut, mengungkapkan bahwa wilayahnya dalam satu tahun belakangan ini telah dihadiri juga oleh pejabat DKI Jakarta lainnya, yakni Joko Widodo (Jokowi). Kunjungan ke Sungai Bambu itu dilakukan Jokowi sebelum menjadi Presiden RI.
"Dulu Pak Jokowi pas masih jadi Gubernur pernah ke sini, dan kami senang bertemu beliau. Tapi ada yang menarik nih, Pak. Tetangga-tetangga saya bilang, Pak Jokowi setelah datang ke Sungai Bambu, langsung jadi Presiden," kata Jamrud di depan Ahok, dalam sambutannya.
Makanya, menurut Jamrud pula, jangan-jangan setelah menginjakkan kaki di Sungai Bambu untuk meresmikan RPTRA, Ahok lantas turut mencalonkan diri untuk menjadi Presiden RI dan memiliki nasib yang sama pula seperti Jokowi.
"Ini candaan saya sama tetangga-tetangga saya. Pak Jokowi abis ke Sungai Bambu terus bisa jadi Presiden. Ini sekarang, jangan-jangan Pak Basuki abis ke Sungai Bambu, langsung nyalonin (jadi) Presiden, eh jadi tuh barang (jadi Presiden)," ujar Jamrud, yang disambut tawa para tamu undangan yang hadir.
Untuk diketahui, dalam peresmian RPTRA ini, Ahok didampingi istrinya yang juga Ketua Tim Penggerak PKK DKI, Veronica Tan, Sekretaris Daerah (Sekda) Saefulah, Kepala BPKAD DKI Heru Budi Hartono, serta Wali Kota Jakarta Utara Rustam Efendi, dan beberapa pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar