Suara.com - Kongres IV Partai Demokrat, Rabu (13/5/2015) malam resmi ditutup dengan menghasilkan lima agenda besar yang ditujukan kepada seluruh jajaran pengurus serta kader di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono selama lima tahun ke depan.
"Lima agenda besar Partai Demokrat selama lima tahun ke depan khusus saya tujukan kepada jajaran Partai Demokrat baik di tanah air maupun di luar negeri," kata Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, dalam pidato politik penutupan Kongres IV Partai Demokrat, di Surabaya, Rabu malam.
SBY mengatakan lima agenda besar Partai Demokrat, pertama meliputi modernisasi partai dalam infrastruktur fisik, sistem teknologi informasi, kultur pembinaan, integritas kader dan kaderisasi, regenerasi, serta peningkatan kapasitas kader.
Kedua, pelatihan dengan sasaran 5.000 kader utama baik pusat maupun daerah, serta peningkatan efektifitas manajemen partai pusat dan daerah, sehingga Partai Demokrat menjadi benar-benar modern dan terkelola dengan baik.
Ketiga, peningkatan pengabdian kepada masyarakat, melalui kader di eksekutif, legislatif, dan di jajaran pengurus Demokrat.
Keempat, menyiapkan calon kepala daerah terbaik dari sisi integritas, kapasitas dan elektabilitas, serta mengutamakan kader sendiri dalam pilkada.
Kelima, penyuksesan Pemilu 2019, dengan sasaran Partai Demokrat berjaya kembali dalam Pemilu 2019, dengan tetap melaksanakan politik cerdas dan beretika, bukan politik buruk, dan siap berkompetisi sehat serta kesatria.
SBY mengatakan dengan lima agenda besar tersebut, diharapkan seluruh kader Partai Demokrat dapat optimistis, semakin percaya diri dalam bersama-sama membesarkan partai ke depan.
"Dengan kerja keras masa depan kita akan gemilang," jelas SBY disambut tepuk tangan seluruh peserta Kongres IV Partai Demokrat. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo-Gibran Tiba di Acara Kongres Demokrat, Disambut Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian'
-
Bareng Bambang Pacul, Puan Maharani Hadiri Penutupan Kongres Partai Demokrat
-
Kongres Demokrat: AHY Nyalon Ketum Lagi, Posisi Bendahara Umum Jadi Sorotan
-
Klaim Diminta Puluhan Ketua DPD & DPC, AHY Maju Calon Ketum Demokrat Periode 2025-2030
-
Jelang Kongres Demokrat, AHY Gelar Pertemuan Tertutup dengan Puluhan Ketua DPD
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis