Suara.com - Partai Demokrat akan menetapkan bendahara umum partai yang baru usai pemilihan ketua umum periode 2025-2030 dalam kongres ke-6 pekan depan. Diketahui posisi bendahara umum Partai Demokrat kosong usai ditinggal Renville Antonia yang meninggal dunia akibat kecelakaan pada Jumat, 14 Februari 2025 lalu di Situbondo.
"Benar di antaranya tentu ada posisi-posisi strategis, termasuk bendahara umum yang baru saja berpulang ke rahmatullah," kata AHY di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (23/2/2025).
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan, selain menetapkan bendahara umum juga akan ada penetapan kepengurusan partai untuk periode mendatang pada Kongres ke-6 Partai Demokrat.
"Tentu selain pemilihan ketua umum nanti akan ada formatur yang mempersiapkan kepemimpinan sekaligus kepengurusan. Saya ulangi, kepengurusan dewan pemimpinan pusat lima tahun ke depan," ujar AHY.
AHY Maju Calon Ketum Lagi
Sebelumnya, pengurus partai di daerah meminta AHY untuk maju kembali mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres ke-6 yang akan diselenggarakan pekan depan. Dorongan itu muncul saat puluhan ketua partai dari tingkat DPD dan PDC datang menyambangi kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu pagi.
"Para ketua DPD dan DPC tadi menyampaikan harapannya agar saya bisa atau berkenan maju kembali sebagai ketua umum periode 2025-2030," kata AHY di kediamannya.
Menanggapi permintaan itu, AHY menyanggupi. Ia bersedia menerima kembali amanah untuk memimpin Partai Demokrat.
"Tentunya dengan niat yang baik, dengan itikad yang baik saya menerima. Dan harapannya bisa menjalankan tugas dan amanah yang diberikan oleh seluruh kader," ucapnya.
Baca Juga: Klaim Diminta Puluhan Ketua DPD & DPC, AHY Maju Calon Ketum Demokrat Periode 2025-2030
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau