Suara.com - Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan mengungkapkan, rumor Mantan Ketua Umum PAN yang akan digandeng Partai Demokrat adalah hal wajar, mengingat prestasinya.
“Namanya politik biasa, Pak Hatta menjadi tokoh Bangsa, Mantan Cawapres, pasti tidak hanya Demokrat saja, bukan PAN saja, partai lain melirik juga," kata Taufik di DPR, Jakarta, Senin (18/5/2015).
Namun, dia tidak melihat keseriusan Hatta untuk hengkang dan berpisah dari PAN.
"Itu hak politik pribadi, tapi kami yakin (Hatta Rajasa) pasti akan mempertimbangan hal itu," kata Taufik.
Hatta Rajasa sendiri sudah menegaskan tidak akan bergabung ke dalam barisan Partai Demokrat.
Dia mengklarifikasi rumor tersebut melalui akun twitter pribadinya, @hattarajasa, pada Sabtu (16/5/2015).
"Saya jelaskan (lagi) bahwa tidak benar saya akan masuk PD. Itu spekulasi yang berlebihan," tulis Hatta.
Dia sadar, kedatangannya ke Kongres Demokrat di Surabaya membuat spekulasi demikian. Namun, dia menegaskan, kedatangannya hanya sebatas Ketua Tim Sukses Pasangan SBY-Boediono tahun 2009.
"Spekulasi muncul saat saya hadir pada acara penayangan perjalanan Partai Demokrat. Acara tersebut bersifat internal. Saya hadir bersama Pak Djoko Suyanto, dimana kami diundang dalam kapasitas sebagai Ketua Tim Sukses Pasangan SBY-Boediono 2009," ungkap Hatta.
Meski mengaku tak terganggu dengan rumor tersebut. Dia menduga ada motif dari pihak tertentu sehingga spekulasi tak kunjung padam.
"Saya sendiri tak terlalu terganggu dengan isu tersebut, tetapi demi kebaikan semua, saya berikan klarifikasi ini," pungkas besan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono (SBY) ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?