Suara.com - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPR Mulfachri Harahap akan menanyakan perihal pemerasan terhadap anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN Lucky Hakim.
"Saya belum bisa komentar karena belum tahu kejadiannya, tapi saya pastikan bukan kader PAN. Saya kira tidak ada kader PAN melakukan pemerasan. Saya belum tahu, nanti saya tanya. Lucky pasti kenal kalau kader PAN. Saya kira saya akan tanya apalagi sampai dibawa ke polisi," kata Mulfachri di gedung DPR, Rabu (17/6/2015).
Menurutnya kejadian pemerasan sering terjadi, tidak hanya di PAN saja.
"Saya sendiri sering dapat telepon, SMS gelap minta ini dan itu ujungnya coba-coba manfaatkan dan meminta ini dan itu," kata Wakil Ketua Komisi III DPR.
Kanit I Subdit Jatanras Kompol Budi Towuliu mengatakan, Tim Unit I Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap terduga pelaku pemerasan.
Dugaan pelaku pemerasan terhadap Lucky Hakim adalah seorang karyawan swasta berinisial RS (44) dan wirausahawan berinisial A (35).
Modus pemerasannya dengan mengancam membeberkan rahasia terkait ijazah, pajak, dan kasus perceraian Lucky jika tidak diberi uang tutup mulut sebesar 2.000 dolar AS dan Rp10 juta. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan