Suara.com - Tidak kunjung diangkat sebagai pegawai tetap, seorang karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Antokan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menutup sumber air perusahaan tersebut.
"Saya sangat menyayangkan ulah dari Tasri yang juga pegawai tidak tetap PDAM Tirta Antokan Agam yang menutup sumber air pada Rabu (24/6/2015) pagi," kata Direktur PDAM Tirta Antokan, Eryanson di Lubuk Basung.
Akibat ulah karyawan itu, sekitar 1.600 pelanggan yang tersebar di Parik Panjang, Banda Baru, Koto Batu, Balai Akad dan lainnya tidak mendapatkan air bersih. Namun, pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar Tasri mau membuka, agar pelanggan tidak mengeluhkan air bersih.
"Saya telah meminta pegawai untuk turun ke sumber air dan membahas dengan cara kekeluargaan dengan Tasri. Saya berusaha semaksimal mungkin Tasri membuka hari ini," katanya.
Apabila ia tidak membuka, maka persoalan ini akan diserahkan ke pihak berwajib. Ia mengatakan, alasan Tasri menutup sumber air ini karena ia menuntut untuk diangkat menjadi pegawai tetap PDAM Tirta Antokan.
Tuntutan ini, tambahnya, sesuai dengan hasil keputusan dari ninik mamak atau tokoh adat saat menyerahkan lokasi sumber air bersih ke PDAM. Namun, tegasnya, Tasri tidak memiliki ijazah dan pihaknya meminta agar bersangkutan mengikuti ujian paket.
"Saat Tasri mengikuti ujian paket A, ia tidak lulus dan status di PDAM Tirta Antokan masih pegawai tidak tetap. Apabila ia memiliki ijazah, maka otomatis diangkat jadi pegawai tetap," katanya.
Dengan kondisi ini, Tasri mengajukan anaknya untuk menjadi pegawai tetap PDAM Tirta Antokan. Sementara ia tetap sebagai pegawai tidak tetap.
"Kami tidak bisa memenuhi permintaan tersebut, karena dalam perjanjian dari ninik mamak telah menjelaskan, bahwa yang akan diangkat menjadi pegawai tetap atas nama Tasri," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
Unik Banget, 5 Lip Product Ini Punya Rasa dan Aroma yang Berbeda!
-
Jelajah Kuliner Unik di Come See Mie Fest 2026: Kartu yang Bisa Dimakan hingga Mi Earl Grey
-
11 Fakta Unik Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
-
Kisah Maling Mobil Masih Punya Hati Nurani: Putar Balik saat Tahu Ada Anak Kecil Terbawa
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21