Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta kepada seluruh satuan kerja perangkat daerah dan unit kerja perangkat daerah meningkatkan kinerja.
"Saya pikir kita ngulang-ngulang saja yang sama, tahun lalu juga tandatangan yang sama fakta integritas. Kita lakukan cuma karena kewajiban peraturan. Tetapi bagi saya yang paling penting adalah kinerja yang terlihat," kata Ahok ketika memberikan pengarahan sekaligus penandatanganan perjanjian kinerja SKPD dan UKPD di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/7/2015).
Ahok mewanti-wanti kepada seluruh pegawai negeri sipil agar tidak melakukan penyelewengan anggaran.
"Saya tidak mau lagi ada mark up apalagi ada fiktif. Ini banyak fiktifnya untuk PHL-PHL. Jadi kami pakai mandor, kami tidak mau urus," kata dia.
Ahok ingin seluruh pejabat pemerintah mengubah gaya lama, pejabat sekarang harus melayani masyarakat dengan baik.
"Kita ini sedang memperbaiki negeri. DKI Jakarta harus jadi model," kata Ahok.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah