Suara.com - Penyanyi Dangdut, Rhoma Irama kini telah resmi membentuk Partai Politik (Parpol). Partai Islam Damai Aman (Partai Idaman) kini telah diresmikan oleh Rhoma pada launching nama, logo dan penandatanganan akta pendirian.
"Hari ini kami bertekat meluncurkan satu gagasan, membentuk mendirikan partai politik, dengan kesadaran. Membentuk parpol kita bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa," ujar Rhoma ketika memberikan kata sambutan pada launching Partai Idaman di salah satu rumah makan, di bilangan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2015).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tanpa parpol tidak akan mampu mengubah bangsa. "Tanpa parpol, tabligh akbar, teriak-teriak di jalan nggak akan mampu merubah bangsa ini. Melihat kondisi yang berkembang di bangsa ini mendirikan partai politik ya itu partai Idaman, kepanjangan dari pada Partai Islam Dami Aman," terang Rhoma yang juga menjadi ketua umum Partai Idaman.
Pedangdut yang pernah membintangi Film Satria Bergitar ini juga mengatakan bahwa dibentuknya partai yang berlambang tangan berbentuk love itu ingin menunjukkan sikap umat Islam atas beberapa penilaiannya selama ini.
"Selama ini di Indonesia mungkin di dunia internasional, umat Islam menundukkan kepala, mereka tidak berani menunjukkan keberaniannya, (padahal di cap) sebagai teroris, radikalis dan rasis, sehingga umat Islam bukan hanya malu, dia harus menegakkan kepalanya kami Islam," tegas Rhoma.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga