Suara.com - Rhoma Irama, salah satu tokoh yang sempat dijagokan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk jadi capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu, didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina dalam kepengurusan baru Partai Bulan Bintang (PBB). Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, PBB tidak menempatkan Rhoma dalam kepengurusan resmi lantaran yang bersangkutan belum bersedia maju sebagai calon Ketua Umum.
"Karena dia nggak maju jadi calon Ketum, saya terpilih secara aklamasi. Rhoma sekarang jadi ketua dewan pembina," kata Yusril usai menemui Menkumham, Yasonna Laoly terkait pengesahan Kepengurusan PBB di Gedung Kemenkumham Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (30/6/2015).
Menurut Yusril, Rhoma sudah lama menyampaikan niat bergabung ke PBB.
"Dia dari dulu sudah bilang gabung ke PBB tapi sampai sekarang negosiasinya belum selesai," sambung Yusril.
Namun, belum semua pendukungnya merestui niat Rhoma tersebut. Selain itu, diskusi soal rencana Rhoma untuk maju sebagai capres dalam Pilpres 2019 mendatang masih terus bergulir.
"Kalau dengan beliaunya nggak ada masalah, tapi beliau punya pendukung banyak seperti ustadz, habib, yang kadang-kadang belum satu pendapat. Rhomanya sih dengan kami nggak ada masalah. Sebenarnya beliau sudah menerima, tapi dia masih mendiskusikan untuk maju jadi capres 2019," tambah Yusril.
Berita Terkait
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
RI Gabung Dewan Perdamaian Inisiasi Trump, DPR Beri 4 Catatan: Dari Geopolitik Hingga Dana Rp16 T
-
Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS
-
Indonesia di Kursi Puncak Dewan HAM PBB, Rekam Jejak Diperdebatkan?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi