Suara.com - Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan ingin lebih memperkuat Badan Geologi dan Vulkanologi agar memberikan lebih banyak kontribusi kepada masyarakat.
Sudirman Said mengatakan selama ini sebagian besar masyarakat hanya beranggapan Badan Geologi dan Vulkanologi hanya berurusan dengan kegunungapian dan mitigasi bencana, padahal tak hanya itu. Badan ini juga melakukan riset.
"Orang lebih kenal badan geologi sebagai mitigasi bencana, padahal batuan ini, kan sumber daya yang bisa kita kelola itu yang akan menjadi agenda kedepan," kata Sudirman Said saat ditemui di BPPTKG Yogyakarta, Kamis (6/8/2015).
Sudirman Said menambahkan untuk menunjang rencana tersebut akan men-support badan geologi dengan peralatan baru dan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Badan geologi akan terus diperkuat alat - alatnya, sumber daya manusianya supaya tidak hanya urusan gunung api dan mitigasi bencana tapi juga memberi manfaat pada masyarakat, itu sumber mineral, bebatuan, bagaimana itu bisa dimanfaatkan bagi masyarakat," kata Sudirman Said.
Sudirman Said juga mengatakan Surono yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Geologi, akan ditarik menjadi tenaga ahli di bidang vulkanologi atau kegunungapian karena ilmu serta pengalaman Surono yang masih sangat dibutuhkan.
Sedangkan untuk posisi Kepala Badan Geologi hingga saat ini masih kosong. (Wita Ayodhyaputri)
Tag
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27
-
Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat
-
Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
-
4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi